Beberapa hari yang lalu, ada yang add saya di fesbuk. Saya cek mutual friendnya dengan saya banyak sekali.. Berarti, kalau bukan temen kerja, ya temen sekolah. Jadi saya confirm aja. Kebetulan, nama akun fesbuk saya berbeda dengan nama asli saya untuk menghindari berbagai hal yang dipikirkan. Jadi hanya teman-teman yang benar-benar 'teman' yang tahu saya. Kalau teman dunia maya, taunya ya yang tertera di dunia maya :)
Lalu, tiba-tiba dia pm saya dan memastikan bahwa saya adalah orang yang dia kenal. Haduh.. dia tau saya, dan ternyata dia teman SMP saya. Dia konfirmasi mengenai kegiatan saya waktu masih SMP dulu. Parahnya, saya tidak ingat siapa dia.. walaupun saya sudah browsing foto-fotonya.. oh dear..
Saya mencoba mengingat-ingat siapa dia, dan kira-kira pada momen apa saya berinteraksi dengannya, tapi tetap saja tidak ingat. Akhirnya saya tanya-tanya ke teman yang lain via twitter dan bbm, kali aja ada yang bisa bantu saya mengingat-ingat.
Dari bbm, saya dikasih tau ciri-cirinya waktu SMP dulu, dan kegiatan-kegiatannya. Tapi tetap saja tidak ada di memori otak ini. Oh dear, saya tidak suka kalau begini. Sudah berapa kali yang seperti ini terjadi.. Sepertinya saya memang harus punya diari supaya kalau saya lupa, saya bisa baca lagi apa saja yang telah terjadi. Atau dituliskan di blog saja ya..
Thursday, January 27, 2011
Tuesday, January 25, 2011
how to avoid KTA offer
Sudah beberapa bulan ini saya selalu mendapat tawaran kredit tanpa agunan dari berbagai bank melalui sms. Biasanya sms-sms tersebut datangnya di sore hari. Tetapi akhir-akhir ini sms itu juga muncul di inbox di siang hari, pas jam istirahat gitu. Lalu, akhir-akhir ini mulai ditelpon oleh telemarketer yang sibuk mempromosikan kredit tersebut. And it is annoying! Gimana tidak menjengkelkan, kirain telpon dari siapa atau urgen atau apaaaa gitu eh taunya dari telemarketer. Iya kalau saat itu kita sedang tidak sibuk, tidak sedang di jalan, tidak sedang berpikir. Telpon di saat yang tidak tepat apalagi kalau kontennya tidak tepat, sudah dipastikan memicu emosi. Apalagi, sang telemarketer merupakan pejuang tangguh yang kalau kita bilang sedang rapat, beberapa waktu kemudian dia telpon lagi. Kalau kita bilang tidak tertarik, maka dia akan menceracau soal jualannya itu. Hiiih.. bikin gemes!
Soal telemarketer yang menjengkelkan itu, saya pernah menggunakan dua cara berikut ini untuk menghindari telemarketer KTA (terutama seringnya jualan ini).
1. Cara jutek..
Sebenarnya tidak jutek-jutek amat. Pertama kali dia telpon, dia pasti akan mengkonfirmasi nama kita. Nah, saat itulah jurusnya dimulai. Biasanya saya akan langsung balik bertanya seperti ini "Mbak/Mas tau nomor telpon saya dari siapa?" si telemarketer akan bilang begini "dari pusat data kami bu.." Saya jawab lagi "apa nama perusahaannya?" Kalau si telemarketer pantang menyerah, biasanya dia akan menyebutkan nama perusahaannya. Terus saya tanya lagi "Bisa saya tau nomor telponnya?" Nah, yang sudah-sudah dia akan bilang "tunggu sebentar ya bu" Terus dia bicara lagi dengan kita dan bilang tidak bisa. Saya lalu bilang begini "Saya tidak bersedia memberikan data saya kalau saya tidak bisa bicara dengan PIC yang sudah tau nomor saya. Masa saya tidak boleh tau nomor telpon data centernya padahal mereka tau nomor telpon saya" jreng..jreng.. dan dia akan undur diri atau langsung tutup telpon.. klek..
2. Cara telemarketer..
Pernah dengar fight fire with fire. Ya ini adalah cara yang kurang lebih sama. Begini, kalau ada telpon dari telemarketer dan dia mulai mengkonfirmasi nama, saya dengan lebay nya akan berkata "Oh, begini mbak/mas saya juga lagi cari nasabah KTA nih, gimana kalau mbak/mas jadi nasabah KTA kita aja. Dari bank ******* , bunganya kompetitif lho.. syarat-syaratnya gampang kok, cuma fotocopy KTP dan konfirmasi data aja..." Dan si telemarketer di seberang sana akan klek... tutup telpon. Hahaha jeruk makan jeruk itu namanya..
Sementara baru dua cara itu aja yang sukses dilakukan.. Nanti kalau ada pengalaman lain akan saya posting..
Soal telemarketer yang menjengkelkan itu, saya pernah menggunakan dua cara berikut ini untuk menghindari telemarketer KTA (terutama seringnya jualan ini).
1. Cara jutek..
Sebenarnya tidak jutek-jutek amat. Pertama kali dia telpon, dia pasti akan mengkonfirmasi nama kita. Nah, saat itulah jurusnya dimulai. Biasanya saya akan langsung balik bertanya seperti ini "Mbak/Mas tau nomor telpon saya dari siapa?" si telemarketer akan bilang begini "dari pusat data kami bu.." Saya jawab lagi "apa nama perusahaannya?" Kalau si telemarketer pantang menyerah, biasanya dia akan menyebutkan nama perusahaannya. Terus saya tanya lagi "Bisa saya tau nomor telponnya?" Nah, yang sudah-sudah dia akan bilang "tunggu sebentar ya bu" Terus dia bicara lagi dengan kita dan bilang tidak bisa. Saya lalu bilang begini "Saya tidak bersedia memberikan data saya kalau saya tidak bisa bicara dengan PIC yang sudah tau nomor saya. Masa saya tidak boleh tau nomor telpon data centernya padahal mereka tau nomor telpon saya" jreng..jreng.. dan dia akan undur diri atau langsung tutup telpon.. klek..
2. Cara telemarketer..
Pernah dengar fight fire with fire. Ya ini adalah cara yang kurang lebih sama. Begini, kalau ada telpon dari telemarketer dan dia mulai mengkonfirmasi nama, saya dengan lebay nya akan berkata "Oh, begini mbak/mas saya juga lagi cari nasabah KTA nih, gimana kalau mbak/mas jadi nasabah KTA kita aja. Dari bank ******* , bunganya kompetitif lho.. syarat-syaratnya gampang kok, cuma fotocopy KTP dan konfirmasi data aja..." Dan si telemarketer di seberang sana akan klek... tutup telpon. Hahaha jeruk makan jeruk itu namanya..
Sementara baru dua cara itu aja yang sukses dilakukan.. Nanti kalau ada pengalaman lain akan saya posting..
Thursday, January 20, 2011
google before you ask..
Sambil dengerin lighthouse family menyanyikan lagu high, saya menulis blog ini.. *soundtrack jelas dibutuhkan saat menulis akhir-akhir ini*
Oke, hari ini saya mau cerita tentang pertanyaan.
Tadi pagi, kolega saya di instansi lain telpon. Dia bilang saat ini sedang dengar pendapat dengan DPRD dan beliau mendapat pertanyaan yang menurutnya saya bisa bantu menjawabnya. Idiiih...
Saya sih oke aja, selama bisa membantu kenapa ga? Jadi, ssya tawarkan beberapa opsi dalam hal bantu membantu ini, pertama apakah kita harus bertemu face ton face hanya untuk membahas hal ini? *Ugh, saya lagi males jalan..* jadi, saya minta untuk chating aja, tapi dia menolak *mungkin gadgetnya blm mumpuni atau apalah* Yang jelas saya ga bisa beredar hari ini karena masalah renstra yang gregetin itu.. Akhirnya, kesepakatan pun terjadi, dia kirim email.. he he he
Waktu baca pertanyaan-pertanyaan anggota dewan yang terhormat itu, saya agak senyum-senyum, karena menurut pikiran saya, mereka tuh tau ga sih apa yang ditanyain? Karena semua itu sebenarnya sudah ada di indikator ekonomi makro yang setiap tahun dibuat.
Misalnya nih, katanya tidak ada data korelasi antara laju pertumbuhan ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja. Oh, get real dong.. itu data LPE dan TPAK kan bisa dilihat.. Tiap tahun juga kita kasih kok.. hohoho.. ketahuan ya apa yang selama ini kita lakukan tidak pernah difollow up..
Atau misalnya, dia tanya kenapa tidak ada data kredit yang diberikan oleh bank.. Saya sih jawab aja, kenapa ga browsing www.bi.go.id ? Di situs itu semua data perbankan sampai tingkat 2 ada. Makanya read before you talk, google before you ask..
So, akhirnya saya bisa tau bagaimana kualitas anggota dewan di kota bekasi..
Oke, hari ini saya mau cerita tentang pertanyaan.
Tadi pagi, kolega saya di instansi lain telpon. Dia bilang saat ini sedang dengar pendapat dengan DPRD dan beliau mendapat pertanyaan yang menurutnya saya bisa bantu menjawabnya. Idiiih...
Saya sih oke aja, selama bisa membantu kenapa ga? Jadi, ssya tawarkan beberapa opsi dalam hal bantu membantu ini, pertama apakah kita harus bertemu face ton face hanya untuk membahas hal ini? *Ugh, saya lagi males jalan..* jadi, saya minta untuk chating aja, tapi dia menolak *mungkin gadgetnya blm mumpuni atau apalah* Yang jelas saya ga bisa beredar hari ini karena masalah renstra yang gregetin itu.. Akhirnya, kesepakatan pun terjadi, dia kirim email.. he he he
Waktu baca pertanyaan-pertanyaan anggota dewan yang terhormat itu, saya agak senyum-senyum, karena menurut pikiran saya, mereka tuh tau ga sih apa yang ditanyain? Karena semua itu sebenarnya sudah ada di indikator ekonomi makro yang setiap tahun dibuat.
Misalnya nih, katanya tidak ada data korelasi antara laju pertumbuhan ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja. Oh, get real dong.. itu data LPE dan TPAK kan bisa dilihat.. Tiap tahun juga kita kasih kok.. hohoho.. ketahuan ya apa yang selama ini kita lakukan tidak pernah difollow up..
Atau misalnya, dia tanya kenapa tidak ada data kredit yang diberikan oleh bank.. Saya sih jawab aja, kenapa ga browsing www.bi.go.id ? Di situs itu semua data perbankan sampai tingkat 2 ada. Makanya read before you talk, google before you ask..
So, akhirnya saya bisa tau bagaimana kualitas anggota dewan di kota bekasi..
Monday, January 17, 2011
bete bete aaah...

Monday morning,
Sebenarnya sudah sangat-sangat prepare..
Bangun sudah dari jam 3, secara ada yang mau puasa senin-kamis.
Ga ada materi yang harus disiapkan, karena minggunya sudah dikerjakan.
Kondisi mobil ok banget..
Tapi..
Pas mau berangkat, pintu pagar sulit dikunci kembali.. 5 menit terbuang
Terkena macet di jalan, yang seharusnya memang biasa..
Lolos dari pintu rel kereta api dengan sempurna..
Dan melakukan manuver U-turn yang cantik..
Sampai..
Nekat ambil kiri jalan di depan stasiun sangaaaat mepet karena hampir 7.30
Dan menyenggol becak yang seenaknya aja parkir di pinggir jalan..
Damn!
Pas absen persis 7.30, tapi pintu kiri rada tergores.. nice!!!
Friday, January 14, 2011
For you, I stay
Dear readers..
Saya baru memfolow akun WordsOf_Truth di twitter. Di bio nya, tertulis : I tweet inspirational, motivational & charming words that are spoken from the heart which should be said to a girlfriend or wife. I also RT quotes.
Kebayang kan seromantis dan segombal apa tweet-tweetnya? Salah satunya yang membuat saya kepikiran itu tweet yang satu ini
The only reason I stay here is because here is where I can be beside you. I've never liked this place, I despise it, but for you I stay.
What's the story behind? Begini ceritanya (mirip gaya mbah-mbah kalau mau cerita)..
Dalam suatu weekend, saya ingin pergi ke Bogor. Ceritanya waktu itu saya mendambakan makan Pia Apple's Pie, dan saya ingin makan di tempatnya.. Sudah terbayang-bayang apple pie yang manis beraroma kayu manis itu.. Saya malah bercita-cita membawa pulang chicken pienya segala.. sambil menghayal lebih enak mana chicken pie atau makaroni panggang yang letaknya tidak jauh dari situ.
Sayangnya, khayalan itu cuma khayalan saja. Karena hubby bersekongkol dengan anak-anak untuk ke Bandung, jalan-jalan ke kawah putih. Memang sih saya belum pernah kesana walaupun sudah setua ini.. Secara saya memang tidak maniak jalan-jalan..tapi enjoy aja kalo diajak jalan-jalan..
Setengah terpaksa saya ikut ke sana, daripada sendirian tidak jelas begitu.. So, see the connection here between the story and the tweet? Masih belum jelas?
Oke lah kalau begitu.. saya jelaskan.. *please mengertilah...*
Karena saya sayang sama keluarga.. sayang sama mereka, walaupun saya tidak ingin ke sana, saya tetap menemani mereka. Walaupun hingga saat ini apple pie itu masih terbayang-bayang rasanya.. saya tidak menyesal ikut dengan mereka karena apa yang tadinya saya pikir tempat itu paling biasa saja dan akan membuat saya bosan ternyata.. Subhanallah.. luar biasa indahnya.. Di Indonesia itu lho.. *kagum*
Saya baru memfolow akun WordsOf_Truth di twitter. Di bio nya, tertulis : I tweet inspirational, motivational & charming words that are spoken from the heart which should be said to a girlfriend or wife. I also RT quotes.
Kebayang kan seromantis dan segombal apa tweet-tweetnya? Salah satunya yang membuat saya kepikiran itu tweet yang satu ini
The only reason I stay here is because here is where I can be beside you. I've never liked this place, I despise it, but for you I stay.
What's the story behind? Begini ceritanya (mirip gaya mbah-mbah kalau mau cerita)..
Dalam suatu weekend, saya ingin pergi ke Bogor. Ceritanya waktu itu saya mendambakan makan Pia Apple's Pie, dan saya ingin makan di tempatnya.. Sudah terbayang-bayang apple pie yang manis beraroma kayu manis itu.. Saya malah bercita-cita membawa pulang chicken pienya segala.. sambil menghayal lebih enak mana chicken pie atau makaroni panggang yang letaknya tidak jauh dari situ.
Sayangnya, khayalan itu cuma khayalan saja. Karena hubby bersekongkol dengan anak-anak untuk ke Bandung, jalan-jalan ke kawah putih. Memang sih saya belum pernah kesana walaupun sudah setua ini.. Secara saya memang tidak maniak jalan-jalan..tapi enjoy aja kalo diajak jalan-jalan..
Setengah terpaksa saya ikut ke sana, daripada sendirian tidak jelas begitu.. So, see the connection here between the story and the tweet? Masih belum jelas?
Oke lah kalau begitu.. saya jelaskan.. *please mengertilah...*
Karena saya sayang sama keluarga.. sayang sama mereka, walaupun saya tidak ingin ke sana, saya tetap menemani mereka. Walaupun hingga saat ini apple pie itu masih terbayang-bayang rasanya.. saya tidak menyesal ikut dengan mereka karena apa yang tadinya saya pikir tempat itu paling biasa saja dan akan membuat saya bosan ternyata.. Subhanallah.. luar biasa indahnya.. Di Indonesia itu lho.. *kagum*
Another day in blog
Hari ini, Jum'at, seperti biasa pagi-pagi di kantor ada senam pagi. Saya termasuk yang suka senam pagi dan ada beberapa yang tidak suka senam pagi. Kita punya instruktur senam yang memang sengaja kita bayar untuk jadi instruktur senam setiap hari Jum'at pagi. Biar profesional.. he he he
Biasanya, tahapan-tahapan senamnya itu seperti ini : pertama senam jantung sehat, kedua senam pembentukan (kadang-kadang aerobik, kadang-kadang BL, jadi ibu-ibu pada suka), ketiga senam santai, seperti senam pompom atau senam poco-poco. Nah hari ini, kita diajarin senam country. Senam country itu sebenarnya mirip-mirip dance country yang tap-tap gitu. Gimana ya mendeskripsikannya? Yah, yang jelas saya sangat menikmati senam country ini. Apalagi musik pengiringnya agak akrab di telinga saya, achy breaky heart..
Yang saya suka kalau senam itu, badan jadi terasa lebih bugar dan fit. Kemarin, saya masih merasakan sisa-sisa masuk angin. Setelah senam eh hilang deh.. pegel-pegelnya sudah pergi. Biasanya, kalau paginya senam, tidur pun jadi nyenyak.. beneran lho!
Cuman.. senam itu juga ada efek sampingnya. Si instruktur itu rupanya orang yang jeli melihat peluang dan pasar. Setiap kali datang, ada saja yang dia tawarkan untuk kita-kita yang kebanyakan ibu-ibu ini..
Pertama-tama, dia bawa CD kompilasi yang isinya kompilasi lagu-lagu yang lagi hit tapi diremix ala house music itu, yang suka dibuat senam aerobik. Berikutnya, dia bawa brosur kosmetik, dia tawarin itu deodoran, make up, bedak, dan lain sebagainya.. Selanjutnya, dia tawarin celana training yang seksi seperti yang dia pakai.. "Bisa bayar dua kali kalau gajian", begitu katanya kalau berpromosi hihihi..
Tadi, coba tebak apa yang dia bawa?.. Dia bawa kaos kaki! Katanya supaya matching sama celana training yang beberapa waktu lalu dia bawa dan laris diborong ibu-ibu! Hayyyahhh!!! Tak tanggung-tanggung, dia juga bawa kaos yang dimatchingin sama kaos kakinya.. hahahaha...
Kira-kira minggu depan dia bawa apa ya??? *berpikir keras, anggap aja ini senam otak*
Biasanya, tahapan-tahapan senamnya itu seperti ini : pertama senam jantung sehat, kedua senam pembentukan (kadang-kadang aerobik, kadang-kadang BL, jadi ibu-ibu pada suka), ketiga senam santai, seperti senam pompom atau senam poco-poco. Nah hari ini, kita diajarin senam country. Senam country itu sebenarnya mirip-mirip dance country yang tap-tap gitu. Gimana ya mendeskripsikannya? Yah, yang jelas saya sangat menikmati senam country ini. Apalagi musik pengiringnya agak akrab di telinga saya, achy breaky heart..
Yang saya suka kalau senam itu, badan jadi terasa lebih bugar dan fit. Kemarin, saya masih merasakan sisa-sisa masuk angin. Setelah senam eh hilang deh.. pegel-pegelnya sudah pergi. Biasanya, kalau paginya senam, tidur pun jadi nyenyak.. beneran lho!
Cuman.. senam itu juga ada efek sampingnya. Si instruktur itu rupanya orang yang jeli melihat peluang dan pasar. Setiap kali datang, ada saja yang dia tawarkan untuk kita-kita yang kebanyakan ibu-ibu ini..
Pertama-tama, dia bawa CD kompilasi yang isinya kompilasi lagu-lagu yang lagi hit tapi diremix ala house music itu, yang suka dibuat senam aerobik. Berikutnya, dia bawa brosur kosmetik, dia tawarin itu deodoran, make up, bedak, dan lain sebagainya.. Selanjutnya, dia tawarin celana training yang seksi seperti yang dia pakai.. "Bisa bayar dua kali kalau gajian", begitu katanya kalau berpromosi hihihi..
Tadi, coba tebak apa yang dia bawa?.. Dia bawa kaos kaki! Katanya supaya matching sama celana training yang beberapa waktu lalu dia bawa dan laris diborong ibu-ibu! Hayyyahhh!!! Tak tanggung-tanggung, dia juga bawa kaos yang dimatchingin sama kaos kakinya.. hahahaha...
Kira-kira minggu depan dia bawa apa ya??? *berpikir keras, anggap aja ini senam otak*
Thursday, January 13, 2011
tentang korean series..
Saat ini, saya tidak suka cenderung membenci sinetron. Menurut saya membosankan dan tidak jelas maunya apa. Tapi masalahnya, saya suka Korean Series.. alias drama Korea, alias sinetron dari Korea, alias menghabiskan waktu dengan menonton orang2 imut ituh!!!
Saya harus mengakui kalau saya memang sengaja membeli DVD Korean Series.. bajakan pula! But, it's entertaining loh!! Swear.. Dan ini adalah kebiasaan (buruk) saya yang selalu disindir hubby.. Katanya kayak abg kalo suka drama Korea. Tapi buat saya maju terus pantang mundur!! Kim Buk dan Lee Min Ho tetep enak diliat kok.. hihihi nakal!
Sampai suatu hari, ketika saya nonton salah satu drama Korea di ruang tengah sambil menemani hubby dinner, saya mempercepat DVD tersebut (kebiasaan saya kalau ada dialog yang saya anggap lebay dan lambat), tiba-tiba hubby protes.."eh.. eh.. jangan dicepetin, saya jadi ketinggalan tuh apa maksudnya" Oh no! Tampaknya seseorang sedang mengikuti jalan cerita drama Korea ini.. hmmm.. my hubby? Can you believe it?
Serial yang seluruhnya berjumlah 30 episode itu saya tonton perlahan tapi pasti. Keesokan malamnya, waktu hari minggu, saya nonton di kamar bersama hubby.. dan dia mengikuti serial tersebut dengan tekun.. Karena sudah jam 11.30, saya tidur, tapi hubby masih tekun menonton.. he he he.. ketagihan dia!!
Alhasil, paginya kita bangun telat. Hubby bilang dia nonton sampai jam 2 pagi.. Ha ha ha... welcome to the club honey..
Saya harus mengakui kalau saya memang sengaja membeli DVD Korean Series.. bajakan pula! But, it's entertaining loh!! Swear.. Dan ini adalah kebiasaan (buruk) saya yang selalu disindir hubby.. Katanya kayak abg kalo suka drama Korea. Tapi buat saya maju terus pantang mundur!! Kim Buk dan Lee Min Ho tetep enak diliat kok.. hihihi nakal!
Sampai suatu hari, ketika saya nonton salah satu drama Korea di ruang tengah sambil menemani hubby dinner, saya mempercepat DVD tersebut (kebiasaan saya kalau ada dialog yang saya anggap lebay dan lambat), tiba-tiba hubby protes.."eh.. eh.. jangan dicepetin, saya jadi ketinggalan tuh apa maksudnya" Oh no! Tampaknya seseorang sedang mengikuti jalan cerita drama Korea ini.. hmmm.. my hubby? Can you believe it?
Serial yang seluruhnya berjumlah 30 episode itu saya tonton perlahan tapi pasti. Keesokan malamnya, waktu hari minggu, saya nonton di kamar bersama hubby.. dan dia mengikuti serial tersebut dengan tekun.. Karena sudah jam 11.30, saya tidur, tapi hubby masih tekun menonton.. he he he.. ketagihan dia!!
Alhasil, paginya kita bangun telat. Hubby bilang dia nonton sampai jam 2 pagi.. Ha ha ha... welcome to the club honey..
Hari yang tak sempurna
Ini adalah postingan pertama di tahun 2011. Dan sebenarnya, pagi ini tidak diawali dengan semangat yang baik. Bagaimana mau baik, sehari sebelumnya setelah saya pulang dari bandung dan sampai di kantor, menderita masuk angin.. Akibatnya, saat pulang ke rumah naik motor, saya muntah-muntah di jalan.. untung aja waktu itu saya lupa pake masker..
Dan pagi ini, rasa capeknya belum 100 persen hilang.. *Ah, curcol sebentar ga pa pa lah
Untuk menaikkan mood yang rada-rada terjun bebas itu, saya coba menyelesaikan semua urusan kantor dengan tap tap schedule.. *sok sibuk mode on* Pertama, pagi-pagi saya sudah menyambangi kantor tetangga depan untuk minta data. Alhamdulillah BERHASIL. Saya pikir, this is gonna be my day.. Merasa beruntung..
Urusan kedua sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kantor, tapi urgent. Saya perlu sedikit menginvestigasi administrasi sekolah anak saya yang katanya konflik di sistem komputer mereka. Saya sambangi sekolahnya yang memang dekat dengan kantor.. Ternyata, saat itu lagi mati lampu! Alamak.. ada-ada aja..
Balik ke kantor saya ingat urusan saya nomor 3, soal aplikasi beasiswa yang kemarin sempat bikin dag dig dug karena ada surat yang tertinggal.. Saya telpon si PIC nya.. Katanya berkas tak ada *omigot what's going on?* Beberapa menit kemudian dia telp saya lagi, bla--bla--bla kesimpulannya "Bu Monik tidak bisa ikut tes beasiswa S3 karena belum kerja selama 4 tahun sejak dapat beasiswa S2 dan IPK 3,76 bukan cum laude" *tepok jidat* Dan saya cuma menjawab "Oke, akan saya coba tahun depan"
Urusan keempat, jaringan kantor sedang dalam proses maintenance. Kebetulan kita lagi memperluas jaringan komputer di kantor sejak menerima tambahan komputer dalam jumlah besar. Dan itu berdampak pada koneksi internet di komputer saya yang PUTUS! Akhirnya, beli alat baru.. Nasib! Untungnya bukan dari kocekku.. he he he..
Urusan kelima, soal ICOR. Bos menginginkan saya menghitung ICOR Kota Bekasi. Wokeh.. on process..
Urusan keenam, bendahara baru minta diajarin pake salah satu program aplikasi keuangan. Welldone..
Urusan ketujuh, PT POS.. yang bikin saya senewen tiga bulan terakhir ini.. Saya lupa harusnya pagi ini saya kesana untuk membuat clear masalah tersebut. Nyatanya.. SAYA LUPA!!!
Urusan kedelapan, ditagih kerjaan via email.. Oh, ya... hari ini email-emailnya tidak ada yang asik. Semuanya soal tagihan kerjaan.. Mantabs.. serasa orang tersibuk di dunia.. atau orang yang belum kelar kerjaannya? he he..
Urusan kedelapan, sebenarnya tidak persis urusan saya.. Tapi sore tadi, setelah di rumah dan lagi asik bbm-an di sms bos untuk mengupload file yang ditunggu bos besar.. halah.. untunglah ada teman yang masih di kantor dan bersedia membantu menyelesaikan urusan ini.. kalau tidak.. haduh!
Oke, mereka bilang I don't like monday cause monday is busy.. Tapi nyatanya, hari kamis pun yang sudah pakai batik aja masih bisa runyam!! Jadi, apa yang salah dengan hari ini? Tidak ada yang salah. Hanya saja, hari ini memang tidak berjalan sempurna
Dan pagi ini, rasa capeknya belum 100 persen hilang.. *Ah, curcol sebentar ga pa pa lah
Untuk menaikkan mood yang rada-rada terjun bebas itu, saya coba menyelesaikan semua urusan kantor dengan tap tap schedule.. *sok sibuk mode on* Pertama, pagi-pagi saya sudah menyambangi kantor tetangga depan untuk minta data. Alhamdulillah BERHASIL. Saya pikir, this is gonna be my day.. Merasa beruntung..
Urusan kedua sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kantor, tapi urgent. Saya perlu sedikit menginvestigasi administrasi sekolah anak saya yang katanya konflik di sistem komputer mereka. Saya sambangi sekolahnya yang memang dekat dengan kantor.. Ternyata, saat itu lagi mati lampu! Alamak.. ada-ada aja..
Balik ke kantor saya ingat urusan saya nomor 3, soal aplikasi beasiswa yang kemarin sempat bikin dag dig dug karena ada surat yang tertinggal.. Saya telpon si PIC nya.. Katanya berkas tak ada *omigot what's going on?* Beberapa menit kemudian dia telp saya lagi, bla--bla--bla kesimpulannya "Bu Monik tidak bisa ikut tes beasiswa S3 karena belum kerja selama 4 tahun sejak dapat beasiswa S2 dan IPK 3,76 bukan cum laude" *tepok jidat* Dan saya cuma menjawab "Oke, akan saya coba tahun depan"
Urusan keempat, jaringan kantor sedang dalam proses maintenance. Kebetulan kita lagi memperluas jaringan komputer di kantor sejak menerima tambahan komputer dalam jumlah besar. Dan itu berdampak pada koneksi internet di komputer saya yang PUTUS! Akhirnya, beli alat baru.. Nasib! Untungnya bukan dari kocekku.. he he he..
Urusan kelima, soal ICOR. Bos menginginkan saya menghitung ICOR Kota Bekasi. Wokeh.. on process..
Urusan keenam, bendahara baru minta diajarin pake salah satu program aplikasi keuangan. Welldone..
Urusan ketujuh, PT POS.. yang bikin saya senewen tiga bulan terakhir ini.. Saya lupa harusnya pagi ini saya kesana untuk membuat clear masalah tersebut. Nyatanya.. SAYA LUPA!!!
Urusan kedelapan, ditagih kerjaan via email.. Oh, ya... hari ini email-emailnya tidak ada yang asik. Semuanya soal tagihan kerjaan.. Mantabs.. serasa orang tersibuk di dunia.. atau orang yang belum kelar kerjaannya? he he..
Urusan kedelapan, sebenarnya tidak persis urusan saya.. Tapi sore tadi, setelah di rumah dan lagi asik bbm-an di sms bos untuk mengupload file yang ditunggu bos besar.. halah.. untunglah ada teman yang masih di kantor dan bersedia membantu menyelesaikan urusan ini.. kalau tidak.. haduh!
Oke, mereka bilang I don't like monday cause monday is busy.. Tapi nyatanya, hari kamis pun yang sudah pakai batik aja masih bisa runyam!! Jadi, apa yang salah dengan hari ini? Tidak ada yang salah. Hanya saja, hari ini memang tidak berjalan sempurna
Subscribe to:
Comments (Atom)