Sudah banyak judul Korean Series yang ditonton. Dari semuanya, dilihat dari tampilannya bisa diambil beberapa catatan sebagai berikut :
1. Mereka cinta produk dalam negeri.
Sepertinya saya belum pernah melihat sebuah screen yang tidak menampilkan produk asli Korea. Mulai dari mobil yang mereka gunakan (terutama untuk Korean Series yang baru2) yang ditampilkan selalu mobil-mobil produksi mereka macam hyundai atau KIA. Begitu juga handphone kalo ga LG ya Samsung. Gadget mereka, yang ditampilkan adalah produk bikinan mereka walaupun hasil meniru. Dan mereka bangga!
2. Kuliner mereka lestari
Dalam Korean Series, walaupun ceritanya tentang remaja atau anak sekolahan, tapi gaya kuliner mereka tetap Korea yang makan nasi, sayuran dan buah. Tidak terlihat di screen mereka lagi nongkrong di McD atau franchise barat lainnya. Kalaupun ada frame yang menceritakan lagi makan burger atau hotdog, itu adalah resto mereka bukan franchise dari barat.
3. Aja aja fighting!
Kata kata ini hampir selalu ada di setiap Korean Series yang sudah ditonton. Ini adalah kata-kata penyemangat kalau lagi down. Maksudnya supaya tidak segera menyerah dan tetap berusaha.
4. Pemandangan
Tidak perlu diragukan lagi, mereka pinter ngambil view yang bagus. Musim dingin diolah sedemikian rupa jadi lebih menarik. Musim gugur juga begitu, ranting-ranting kering kenapa jadi enak dilihat ya? Hal sepele diolah dan dikemas sedemikian rupa menjadi luar biasa dan enak dilihat.
5. Lesson of life
Korean Series memang tak ubahnya sinetron di Indonesia. Ceritanya sederhana dan mudah dicerna serta tidak pakai ribet dan terkadang sedikit lebay dan bertele-tele. Tetapi dalam setiap Korean Series, mereka selalu memasukkan pelajaran hidup di dalam adegan dan ceritanya. Tanpa terkesan menggurui dan mendikte. Ini yang menjadi kekurangan dalam sinetron di Indonesia. Kalaupun ada message nya terkesan sangat menggurui.
6. Friendly episode
Jumlah episode Korean Series memang bener2 friendly, sekitar 15-30 episode tiap judulnya. Ini dikemas dalam 3-4 DVD. Kalau beli bajakan pun sekitar 30 ribuan. Satu seri bisa ditonton untuk seminggu, tergantung kondisi, mau stripping nontonnya atau santai. Dibandingkan kalau saya membeli novel yang harganya sudah diatas 50 ribuan dan habis dalam sekejap (kpm saya tinggi) acara nonton Korean Series ini jadi alternatif hiburan yang murah. Tapi mata saya lebih cepat lelah menonton dibandingkan membaca.
Okay, itu saja beberapa catatan dari Korean Series. Ambil bagusnya buang jeleknya. Tiru baiknya lupakan buruknya..
No comments:
Post a Comment