Seumur-umur, saya cuma punya dua nomor telpon gsm. Pertama adalah 0815****** yang mulai saya gunakan tahun 2001 dan digantikan dengan nomor 0818****** sejak 2006. Ya, nomor telpon saya memang cuma 10 digit, karena itu nomor lama. Selain nomor itu, saya tidak punya nomor telpon lain yang saya share ke teman-teman dan keluarga. Dulu pernah pakai cdma, karena menang doorprize, tapi kemudian hilang karena jatuh dari saku, dan saya tidak pernah ber-cdma lagi.
Di jaman sekarang, bukan hal yang aneh kalau orang menggenggam dua buah handset hp sekaligus. Biasanya kombinasi blackberry-android, gsm-cdma, no resmi-no promo, atau memang suka jual pulsa elektrik. Saya menuliskan ini karena baru saja bersih-bersih nomor kontak telpon temen-temen. Bayangkan sampai ada yg punya no lebih dari empat. Untunglah saya menyimpannya di google jadi tidak terlalu ribet ketika terpaksa harus ganti handset.
Ada banyak alasan kenapa seseorang punya nomor telpon lebih dari satu. Alasan yang paling sering adalah nomor program promosi yang menawarkan tarif murah. Alasan kedua adalah no yang pertama untuk disebar ke siapa saja, semacam nomor resmi. Dan nomor kedua hanya untuk orang tertentu, seperti teman/kolega dekat dan keluarga. Setidaknya itu dua alasan terbanyak dari teman-teman saya yang memiliki multi numbers. Kalau yang menggunakan no telp untuk internet atau blackberry saja, biasanya tidak pernah dishare ke orang lain.
Ini juga yang terjadi dengan saya. Secara pribadi punya handset lebih dari satu tidak membuat saya memberikan semua no telp saya, karena no telp yang satunya hanya untuk layanan khusus seperti blackberry dan internet. Saya selalu memberikan no telp yang 10 digit itu, walaupun untuk kupon undian atau menelpon radio kalau mau ikut memberikan pendapat dan kuis. Tujuannya cuma satu, supaya konsisten..
Kadang-kadang saya memberi nilai lebih kepada orang-orang yang tidak sering gonta ganti nomor telpon. Kalau boleh jujur, saya lebih respect dengan mereka. Karena mereka menghargai kontaknya dengan tidak sembarangan ganti nomor telpon. Ya memang saat ini harga no telpon baru sangat murah, sehingga setiap orang bisa berganti nomor telpon sesuka hatinya. Tapi konsisten itulah yang memberi nilai tambah pada kontak kita.
Tapi itu memang hak setiap individu untuk memberikan nomor telpon yang berbeda kepada teman atau koleganya. Ini cuma simple thought saya di tengah malam ini karena saya sedang sedih melihat bb saya yang sepertinya sama sekali tidak bisa diperbaiki dan saya harus membackup kontak-kontak saya supaya ga minta invite ulang atau minta no telp lagi.
Ok, sleep tight..
No comments:
Post a Comment